Strategi Promosi Koperasi Dalam Merangkul Generasi Millenials

Posted on

Selamat pagi, semoga moms dan keluarga tercinta dalam keadaan sehat ya ๐Ÿ™‚ buat yang sering datang ke blog Mama Azzam jangan bosan dengan sapaan saya ya. Hari ini Mama Azzam mau membahas mengenai Koperasi, dan strategi promosi koperasi, sudah banyak memang di bahas di blog saya, tetapi tetap loh, ternyata sulit untuk menjalankan satu koperasi yang kekinian dan dapat merangkul millenials muda.

Koperasi Zaman Now
Koperasi Zaman Now harus dapat menarik dan menjadi inspirasi kreativitas bagi generasi muda (pict. Kemenkop UKM)

Kalau ditanyakan ke anak-anak sekolah dari tingkat SMP sampai SMA, mereka akan lancar menjawab bahwa ” Koperasi adalah tempat kumpulnya beberapa orang yang membentuk suatu organisasi simpan pinjam yang menjalankan kegiatannya secara kekeluargaan”. Mereka cepat merespon pertanyaan ini karena memang ada di dalam kurikulum sekolah, sering mereka baca di buku pelajaran ekonomi.

Saat menanyakan hal yang sama ke anak-anak yang sekolahnya lebih tinggi, seperti anak kuliahan, mereka menjawab “Koperasi itu pelajaran ekonomi yang ada di waktu SMP dan SMA”,, nah loh ini salah di mana ya, makin tinggi sekolah bukannya tambah paham tapi malah semakin tidak peduli. Padahal perekonomian dengan sistem koperasi yang baik dapat mensejahterakan banyak orang, terutama bagi masyarakat Indonesia.

Strategi Promosi Koperasi Zaman Now

Keresahan saya mengenai koperasi Indonesia mendapat pencerahan saat menghadiri forum diskusi yang bertema ‘Optimalisasi Social Media Activation’ di Gedung Kementerian Koperasi dan UKM. Tantangan koperasi zaman now adalah memviralkan koperasi di media sosial supaya netizen tertarik dan menjadi anggota koperasi.

Re-Branding adalah salah satu strategi promosi koperasi zaman now
Re-Branding adalah salah satu strategi promosi koperasi yang harus dilakukan, agar dapat di sukai dan generasi muda mau mengenal lebih dekat.

Narasumber dan pembicara yang hadir adalah :

1. Asisten Deputi Penyuluhan Koperasi Bapak Bagus Rahman.
2. Ketua Umum KOPINDO, Pendi Yusuf Muctar.
3. Abdalla Gifar Abisena, Konten Kreator Dewan Film Kota Bandung.

Pendi Yusuf dari Koperasi Pemuda Indonesia mengatakan kalau jajarannya sedang berusaha melakukan rebrandring koperasi, karena tuntutan kondisi jaman sekarang yang serba digital. Koperasi zaman now harus bisa melakukan Re-Branding bagi Youth Women and Netizen.

Ikut berpartisipasi dalam menciptakan Re-Branding Koperasi.
Ikut berpartisipasi dalam menciptakan Re-Branding Koperasi.

Re-Branding Koperasi ini selalu dilakukan, namun juga diharapkan semua pihak dapat ikut serta dalam menumbuh kembangkan Koperasi di Indonesia. Branding Image, Branding di Google dan bagaimana Aktivasi (penyebaran konten lebih luas) melalui media sosial menjadiย  koperasi zaman now lebih dikenal generasi muda Indonesia

Bagus Rahman, selaku Asisten Deputi Penyuluhan Koperasi menginginkan agar koperasi Indonesia bisa menjadi bahan pembicaraan anak muda, sehingga mereka jadi tahu manfaat dari koperasi.

Perkenalkan Koperasi kepada masyarakat.
Perkenalkan Koperasi kepada masyarakat.

Koperasi harus bisa menjadi inspirasi kreativitas anak muda, menjadi ruang berekspresi dalam membangun jiwa kewirausahaan dalam kerangka kebersamaan dan ekonomi berbagi. Koperasi zaman now juga harus bisa berikan kesempatan kepada anak muda untuk berekspresi atau memenunjukkan produktivitas dengan semangat ekonomi berbagi

Ini loh Misi dari Koperasi Indonesia:

1. Mewujudkan keamanan nasional yg mampu menjaga kedaulatan wilayah, menopang kemandirian ekonomi dg mengamanan sumberdaya maritim, dan mencerminkan kepribadian Indonesia sbg negara kepulauan.

2. Mewujudkan masyarakat maju, berkesinambungan dan demokratis berlandaskan negara hukum

3. Mewujudkan politik luar negeri bebas aktif dan memperkuat jati diri sebagai negara maritim

4. Mewujudkan kualitas hidup manusia Indonesia yang tinggi, maju dan sejahtera.

5. Mewujudkan bangsa yang berdaya saing

6. Mewujudkan Indonesia menjadi negara maritim yang mandiri, maju, kuat dan berbasiskan kepentingan nasional

7. Mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan.

Hadir Abdalla Gifar Abisena, Konten Kreator Dewan Film Kota Bandung yang berikan informasi bagaimana cara optimalkan sosial media. Menurutnya, Strategi Promosi Koperasi harus dilakukan melalui media sosial penting untuk dibidik, karena saat ini masyarakat umum mulai beralih dari media konvensional ke media sosial, entah itu Twitter, Facebook maupun Instagram dan YouTube.

Mari bersama-sama kita dukung program promosi koperasi
Mari bersama-sama kita dukung program promosi koperasi dengan target millenial muda.

Berdasarkan penelitian Sisco, perusahan multinasional teknologi di Amerika, penyebaran informasi melalui video lebih cepat dan mudah viral. Jadi, kalau Koperasi Indonesia ingin lebih dikenal oleh generasi millenial dan masyarakat luas, harus mampu menjual visi dan misi nya di media sosial yang banyak di kunjungi masyarakat.

Kalau mau koperasi Indonesia maju dan mensejahterakan masyarakat, kita harusnya mau mendukung dalam memviralkan koperasi. Tapi sudah tentu mengenal koperasi lebih dalam harus terlebih dahulu dilakukan ya, biar tepat sasaran dan memberikan hasil yang maksimal.

LOMBA FOTO KEMENTERIAN KOPERASI DAN UKM

Sudah tahu belum kalau Kemenkop UKM mengadakan lomba? Yuk ikutan, siapa tahu bisa menang dan juga bisa viral kan koperasi secara positif ๐Ÿ™‚ ayo segera kirimkan karya foto kalian dan tunjukkan kemampuan kreativitas kalian dalam berkarya, bisa nih di infokan kepada anak-anak dan tetangga moms.

Lomba foto
Lomba foto Koperasi dan UKM (dok. Twitter KemenkopUKM)

Untuk informasi lebih detail bisa langsung melipir dan cari tahu di media sosial Kemenkop moms ๐Ÿ™‚ siapa tau beruntung kan ya.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *