Bunda Tanggap Alergi, Berikan Susu SGM Eksplor Advance+ Soya Bagi Buah Hati Yang Alergi Terhadap Protein Susu Sapi

Posted on

Senangnya saat punya anggota baru di keluarga besar, perkenalkan dedek emesh yang cantik ini adalah Yara, baru berusia 9 bulan. Alhamdulillah masih ASI eksklusif sampai sekarang, sayangnya Yara sudah menunjukkan alergi terhadap berbagai wewangian di bedak, pelembut pakaian, maupun handbody bayi. Adik ipar saya khawatir, apa nantinya Yara juga akan alergi pada susu sapi setelah membaca Tanggap Alergi dengan 3K yang pernah saya tulis sebelumnya.

Tanggap Alergi
Baby Yara yang sudah terdeteksi alergi pada wewangian, apa akan alergi terhadap susu sapi juga nantinya ya?

Kalau menurut saya, kondisi yang dialami oleh baby Yara adalah akibat dari kulitnya yang masih sensitif terhadap bahan kimia yang ada di pelembut pakaian, deterjen, bedak, maupun handbody. Meski yang di gunakan adalah produk khusus untuk bayi, tapi kondisi kulit bayi yang masih sensitif bisa menyebabkan kulit menjadi memerah.

Masih banyak orang tua, terutama Bunda di Indonesia yang belum mengetahui fakta mengenai alergi, sehingga banyak dari mereka akan langsung berkesimpulan si Kecil Alergi saat kulit anak tiba-tiba memerah, bersin, tersedak, batuk atau diare. Tiba-tiba Bunda melarang anak untuk makan ini atau itu, selalu wajibkan anak memakai masker, melarang anak untuk main diluar untuk menghindari terkena alergi.

Tahukah Bunda, semua tindakan pencegahan yang kita lakukan malah akan mengekang anak, mengurangi kesempatan mereka untuk tumbuh kembang dengan baik. Sebelum bertindak gegabah, yuk Bunda mulai Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan Alergi pada anak, agar penanganan yang dilakukan tepat dan tidak mengganggu tumbuh kembang anak.

Maka perlu banget nih bagi kita untuk lebih memperhatikan gejala alergi, ataupun faktor alergi yang dapat meningkatkan risiko alergi pada anak kita. Juga solusi nutrisi terbaik, apabila anak kita ternyata alergi terhadap protein susu sapi.

Peluncuran SGM Eksplor Advance+ Soya Kemasan Baru

Dari sekian banyak alergi, Mama Azzam hanya bahas mengenai alergi terhadap protein susu sapi ya, karena masih banyakย  Bunda yang belum mengetahui solusi nutrisi yang tepat untuk si Kecil yang tidak cocok minum susu sapi. Selain itu, meski sudah banyak Bunda yang paham mengenai gejala dan pemicu si Kecil tidak cocok minum susu sapi, tapi belum yakin akan keunggulan dari formula soya sebagai solusi nutrisi untuk si Kecil yang tidak cocok minum susu sapi.

Nutrisi untuk anak alergi terhadap protein susu sapi
Bersama Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K) Konsultan Tumbuh Kembang Anak, cari tahu nutrisi untuk anak dengan alergi terhadap protein susu sapi.

Berkesempatan hadir di peluncuran SGM Eksplor Advance+ Soya, saya juga mendapat banyak informasi dari Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), Konsultan Tumbuh Kembang Anak mengenai pemenuhan nutrisi bagi anak-anak dengan faktor risiko tidak toleran terhadap protein susu sapi.

Dalam masa pertumbuhan, anak-anak belum mampu mencerna makanan dengan baik, terkadang kita perlu berikan pelengkap berupa susu pertumbuhan. Namun di beberapa kasus, ada anak-anak yang tidak toleran terhadap protein susu sapi, sehingga perlu adanya alternatif nutrisi agar kebutuhan makronutrien, termasuk protein dan mikronutrien tetap terpenuhi.

Prof. Rini mengatakan “Salah satu alternatif pemberian nutrisi bagi anak yang tidak cocok protein susu sapi adalah formula dengan isolat protein kedelai atau soya yang telah difortifikasi. Formula berbasis isolat protein soya merupakan alternatif yang aman dan efektif bagi anak yang kebutuhan nutrisinya tidak bisa terpenuhi dari susu pertumbuhan berbahan dasar susu sapi”.

Hadir juga Meutia Athaya, Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya dan Natasha Rizky, Aktris & Seorang Ibu dengan anak yang alergi terhadap susu sapi, pada acara launching SGM Eksplor Advance+ Soya kemasan baru.

Jadi Ibu Tanggap Alergi
Jadi ibu tanggap alergi bersama Meutia Athaya dan Natasha Rizky di Launching SGM Eksplor Advance+ Soya.

Berbicara soal alergi pada anak, selebriti sekaligus ibu dari tiga anak, Natasha Rizky juga memiliki pengalaman serupa. Anak keduanya, Miskha Arrawfa Najma, ternyata mengalami alergi pada susu sapi. Saat anak menunjukkan gejala alergi, apalagi untuk yang pertama kali, pasti kita sebagai Bunda akan panik bukan main. Begitu pula yang dirasakan oleh Natasha Rizky.

Bersyukur, Natasha Rizky diperkenalkan dengan Susu SGM Soya, sehingga tumbuh kembang Miskha dapat normal seperti saudaranya yang lain, meski mengalami alergi terhadap protein susu sapi. Peran orang tua sangat penting ya Bunda, dalam memperhatikan solusi nutrisi bagi si Kecil yang tidak cocok dengan protein susu sapi agar tetap dapat bertumbuh dan juga berkembang dengan baik.

Peluncuran SGM Eksplor Advance+Soya
Peluncuran SGM Eksplor Advance+Soya

Meutia Athaya, Brand Manager SGM Eksplor Advance+ Soya menjelaskan kalau Launching kali ini untuk memperkenalkan kepada masyarakat apa saja keunggulan formula soya dalam susu SGM Eksplor Advance+ Soya dilengkapi dengan 5 Kebaikan Complinutri Soy+ dan kemasan barunya. Soya dukung generasi maju Indonesia yang memiliki alergi terhadap protein susu sapi.

Cari tahu yuk Bunda, apa saja sih 5 kebaikan Complinutri Soy+ yang terkandung di dalamnya?
1. Mengandung 100% Isolat Protein Soya berkualitas.
2. Mengandung minyak ikan, omega 3 dan 6.
3. Sumber Serat.
4. Bebas Laktosa, aman bagi si Kecil yang alergi terhadap protein susu sapi.
5. Sumber serat serta 13 Vitamin dan 7 Mineral.

Intinya nih Bunda, keunggulan SGM Eksplor Advance+ Soya adalah nutrisi yang telah difortifikasi dengan Omega 3 & 6, Minyak Ikan, Vitamin dan Mineral yang dapat mendukung tumbuh kembang optimal si kecil yang tidak cocok minum susu sapi, dengan minum Susu SGM Eksplor Advance+ Soya si kecil siap raih 5 potensi Prestasi untuk menjadi anak Generasi maju.

5 kebaikan Soya
5 Kebaikan Soya dalam SGM Eksplor Advance+ Soya.

Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan Alergi Anak

Setelah selesai launching, saya mendapat ilmu lebih mengenai alergi anak, dan juga bagaimana menyampaikan informasi dengan baik melalui media sosial dan optimasi Instagram. Senangnya menjadi bagian dari Mombassador SGM Eksplor ๐Ÿ™‚ .

Bersama Prof. DR. dr. Budi Setiabudiawan., SpA(k), M.Kes Konsultan Alergi dan Imunulogi Anak kita cari tau bagaimana untuk deteksi dini gejala alergi, untuk membantu orang tua memelihara kesehatan anak secara lebih optimal. Bunda tidak perlu khawatir, alergi dapat ditangani apabila orang tua melakukan tiga langkah, yaitu Kenali, Konsultasikan, dan Kendalikan. Tiga langkah yang disebut sebagai 3K ini merupakan kunci awal untuk menangani gejala alergi

Kenali gejala alergi pada anak
Kenali gejala alergi pada anak bersama Prof. DR. dr. Budi Setiabudiawan, SpA(k), M.Kes

Mendeteksi gejala alergi, sekaligus mengetahui faktor-faktor pemicu alergi sedini mungkin, sangat penting untuk mengendalikan alergi. Kapan sih anak dapat dinyatakan mengalami alergi? Perhatikan hal berikut ini ya Bunda :

1. Muncul alergi pada Saluran Pernapasan, ditandai dengan hidung berair, bersin-bersin dan mengalami batuk kronis non infeksi.

2. Kulit anak mengalami kemerahan, disertai dengan reaksi gelisah. Terjadi dermatitis atopik, Urtikaria (biduran atau kaligata) dan mengalami Angioderma atau bengkak di kelopak mata atau bibir.

3. Alergi pada Saluran Pencernaan ditandai dengan diare, konstipasi, kolik, sulit menelan, anak jadi sering meludah, muntah, bahkan dapat gagal tumbuh.

Pada poin ke tiga di jelaskan, kalau anak alergi, bisa menyebabkan anak gagal tumbuh kalau kita sebagai orang tua tidak mampu berikan nutrisi yang tepat bagi mereka. Jadi penting sekali bagi orang tua untuk lakukan konsultasi ke dokter untuk cek alergi anak.

Alergi ini memang jadi masalah beberapa orang tua, bahkan bisa membuat orang tua dan anak stres juga lho. Menurut Prof. Budi, sebisa mungkin kita harus hindari pemicu alergi agar anak tumbuh sehat seperti anak lainnya.

Anak dengan alergi protein susu sapi tetap berkesempatan memiliki pertumbuhan dan perkembangan yang sama dengan anak lainnya. Soya dukung generasi maju dengan kandungan protein nabati setara dengan protein susu sapi.

Menurut Prof. DR. dr. Budi Setiabudiawan, SpA(k) membahas mengenai tumbuh kembang optimal dengan nutrisi yang tepat untuk anak dengan alergi susu. Sebab di Indonesia ada sekitar 7,5% anak yang mengidap alergi susu sapi. Dan apa saja sih faktor yg dapat meningkatkan alergi? Yaitu apabila ada riwayat alergi dalam keluarga, kelahiran Caesar,ย  asap rokok dan juga polusi udara.

Di sini disimpulkan bahwa jika si kecil alergi susu sapi bisa diganti dengan formula Soya yang aman dan tidak mengganggu tumbuh kembang anak. Saya kembali belajar untuk menjadi Bunda Tanggap Alergi dengan 3K (Kenali, Konsultasikan, Kendalikan). Hal ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran semua lapisan masyarakat, terutama para Bunda yang mempunyai permasalahan tersebut. Ingat ya bunda meski memiliki alergi, anak bisa tetap ceria dan tumbuh dengan optimal karena Bunda Tanggap Alergi dengan 3K.

Maka dari itu, dengan hadirnya SGM Eksplor Advance+ Soya ini, diharapkan mampu menjadi solusi bagi Bunda yang ingin memenuhi dan melengkapi gizi si kecil yang alergi terhadap protein sapi.

SGM sendiri juga membantu menyediakan edukasi dan informasi yang terkait dengan anak yang alergi terhadap protein susu sapi melalui kampanye digital #BundaTanggapAlergi dengan 3K

Yuk Bunda, tetap penuhi kebutuhan nutrisi si kecil dengan SGM Eksplor Advance+ Soya dengan 5 Kebaikan ComplinutriSoy+ untuk mendukung si kecil jadi Generasi Maju.

Tingkatkan Engagement Instragram Yuk

Sebagai Mombassador SGM Eksplor, kita akan sering membagi informasi mengenai gizi, parenting dan berbagai hal positif lainnya melalui media sosial, terlebih di Instagram ya Bunda. Tapi kita pernah ga sih bertanya-tanya, apa informasi yang kita bagikan sudah menarik dan dibaca oleh followers?

Kepingin gak sih kalau sosial media kita memiliki values yang bagus, followers naik terus dan dapat engagement baik? Belajar dengan ahlinya yuk, bersama Nucha Bachri Founder Parentalk.

Bikin Instagram lebih menarik
Bikin Instagram lebih menarik bersama Nucha Bachri di peluncuran SGM Eksplor Advance+ Soya

Lihat teman-teman yang punya followers sampai puluhan ribu, selalu bikin saya baper dan ngiler, tapi kalian tahu ga sih apa saja kelebihan mereka sehingga memiliki banyak pengikut setia? Belajar dari ahlinya biar bisa jadi Bunda yang bermanfaat bagi keluarga, sahabat dan masyarakat luas yuk.

Nucha Bachri berikan tips agar Instagram kita banyak disukai dan mendapatkan banyak followers :
1. Suguhkan foto yang Kece, gak blur dan informatif
2. Caption kita ada 3 paragraf, berisi pengalaman, permasalahan yang dihadapi, dan berikan pertanyaan kepada followers untuk dapat like dan komentar, sehingga engagementnya bagus
3. Gunakan hastag yang related dengan caption dan foto.
4. Manfaatkan fitur yang ada di Instagram, agar postingan kita lebih bagus dan menarik.
5. Pakai aplikasi edit foto, kalau kita ga terlalu ahli dalam mengambil foto.
6. Posting di prime time yaaa, biar banyak yang lihat postingan kita.

Yuk di praktekkan Bunda, siapa tahu tambah followersnya. Jangan lupa bagikan informasi yang valid dan benar, ga perlu deh ikut-ikutan share berita hoax.

SGM Eksplor Advance+ Soya
SGM Eksplor Advance+ Soya

Salam hangat buat si Kecil di rumah ya Bunda, dan pastikan kalau ada tanda-tanda anak mengalami alergi, lakukan 3K (Kenali, Konsultasikan dan Kendalikan) agar anak tetap dapatdtumbuh kembang dengan baik meski mereka mengalami alergi. Berikan juga SGM Eksplor Advance+ Soya.

Spread the love

13 thoughts on “Bunda Tanggap Alergi, Berikan Susu SGM Eksplor Advance+ Soya Bagi Buah Hati Yang Alergi Terhadap Protein Susu Sapi

  1. Bagi baby yang alergi terhadap susu , Sgm explore soya ini sangat membantu, karna kandungan protein nabatinya baik untuk proses tumbuh kembangnya ya. Apalagi memgandung serat, 13 Vitamin dan juga 7 Mineral.

    1. Susu SGM Eksplor Advance+ Soya Mbak Ruroh ๐Ÿ™‚
      Iya, anak tetap terpenuhi nutrisi dan gizi nya dengan susu pertumbuhan soya bagi yang alergi terhadap protein susu sapi

    1. Ada untuk anak usia 1-4 tahun dan usia 5 tahun ke atas Bunda
      Karena anak-anak masih membutuhkan dukungan asupan susu pertumbuhan sampai usia 12 tahun

  2. Aku baru tahu kalau ciri alergi gak hanya ruam (bintik merah) tapi bisa sampai diare, konstipasi, kolik, sulit menelan hingga gagal tumbuh.
    Jadi Ibu sungguh harus banyak belajar yaa..
    Dan gak boleh cepat panik.

    1. Iyes, kita harus tepat dalam Kenali gejala alergi, cepat konsultasikan k dokter ahli dan Kendalikan alergi anak, agar pertumbuhan mereka tidak terganggu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *