Mineski Fasilitasi Gamers Indonesia dengan MET

Posted on

Pagi moms, kalau lihat anak bermain game biasanya apa yang akan moms lakukan? Kalau saya cukup membatasi pemakaian gadget anak, karena zaman sekarang melarang anak untuk kenal dengan dunia digital pasti sangat sulit ya moms. Karena mau bagaimanapun, mereka pasti akan menemukan cara untuk bisa mendapatkan akses untuk bermain game. Mama Azzam juga sudah berusaha untuk menjauhkan anak-anak dari gadget dan game.

advan s50 4g
Anak dan gadget.

Saat Mama Azzam sekolah dasar, jangankan game di handphone, game di komputer saja masih sulit untuk dapatkan izin. Saat kuliah, baru deh kenal game di laptop, karena handphone belum secanggih saat ini. Anak-anak zaman dulu, kalau main game pasti langsung dapat cap jelek dari masyarakat. Orangtua melarang keras anak-anak untuk bermain game.

Main game dari waktu ke waktu dinilai ga ada manfaatnya, karena hanya menghabiskan waktu dan uang. Banyak anak-anak yang jadi kecanduan game dan malas sekolah, lebih memilih ke warnet daripada belajar. Prestasi di sekolah menjadi buruk, bahkan beberapa dari mereka memakai uang SPP untuk bermain game di warnet.

Saat ini, anak ga lagi pergi ke warnet, mereka bisa langsung dapat akses beragam permainan di handphone masing-masing. Siapa yang salah,,, tentu saja kita sebagai orangtua, kenapa ga bisa kontrol penggunaan gadget pada anak. Tapi sekarang game online bukan sekedar permainan loh moms, bisa menjadi ajang dalam meraih prestasi dan juga mendapatkan penghasilan.

Bisa mendulang berbagai prestasi sampai tingkat internasional dengan bermain game, dulu hanya ada di hayalan, tapi sekarang bisa menjadi kenyataan loh. Ada beragam esports yang saat ini mengadakan event perlombaan sampai tingkat dunia dan banyak dari pemenangnya adalah Gamers Indonesia.

MINESKI Majukan Ekosistem Gaming Indonesia

Mineski
Peluncuran MET oleh Ronald Robins, Presiden of Mineski Internasional.

Jakarta, 13 Desember 2018 saya bersama beberapa blogger mendapat kesempatan berkenalan dengan MET, yang merupakan bagian dari Mineski. Mineski adalah organisasi esports terbesar di Asia Tenggara, yang saat ini sedang mencoba untuk merevolusi lanskap game Indonesia. Melalui dukungan ke tim game profesional, pengembangan cybercafe, esports organizer, serta broadcaster. Mineski juga berambisi untuk mendorong ekosistem game tanah air.

Dalam kata sambutannya, Ronald Robins, Presiden of Mineski Internasional mengatakan “Mineski dalam mengembangkan esports Indonesia, berkomitmen untuk memajukan dunia esports Indonesia melalui berbagai sudut bisnis, hingga pencarian talenta baru pada esports. Mineski juga akan menggandeng Telkomsel dan Tokopedia untuk strategi jangka panjang”.

Saat ini moms, Mineski telah memiliki tiga cabang bisnis utama, yaitu Mineski Infinity, MET, dan Mineski Profesional Team. Keren banget, bahkan ada beberapa gamers perempuan dari Indonesia yang sudah sering memenangkan banyak kompetisi tinggal dunia. Jangan julid kalau ada perempuan main games, ternyata mereka ga kalah profesional loh.

Mineski talent Indonesia
Mineski talent Indonesia yang sudah memenangkan kompetisi esports.

Tahu ga sih, kalau ternyata game sudah memiliki industri tersendiri, bahkan di Indonesia industri game sudah sangat pesat, bahkan di tahun 2017 Indonesia menempati posisi ke-16 di daftar negara dengan pasar game besar. Ada sekitar 43 juta gamers di Indonesia, dan akan terus bertumbuh pesat. Diprediksi pendapatan dari industri game sendiri mencapai hingga USD 180 miliar di tahun 2021.

Di Indonesia, Mineski lebih berfokus pada dua cabang bisnis utama, yaitu Mineski Infinity dan MET sejak tahun 2017. Mineski Infinity saat ini telah memiliki tiga cabang yang tersebar di Jakarta dan Bandung untuk memenuhi kebutuhan gamers dan komunitas esports di Indonesia.

Mineski juga memiliki MET, yaitu MET Event yang telah memproduksi 20 event esports berskala nadional dan internasional, juda ada MET Entertainment yang bergerak di bidang talent management, berfokus membina dan mengasah bakat dan kemampuan para talent sehingga dapat berkembang dan sejajar dengan talent esports internasional.

Kalau ada keluarga, atau bahkan anak yang senang dengan games, ada baiknya jangan malah dilarang atau di kekang, coba deh perkenalkan mereka dengan Mineski, siapa tahu mereka bisa berprestasi dan menjadi talent di dunia industri. Melihat banyak yang sukses dengan hobi mereka, kok saya jadi tidak lagi terlalu khawatir anak mengenal gadget. Hanya saja kita harus tetap mengawasi dan membatasi dalam menggunakan gadgetnya.

Bagaimanapun juga segala sesuatu yang berlebihan akan membawa dampak negatif ya moms, main games pasti ga banyak memberi dampak positif bagi kemampuan akademis anak. Tapi kalau anak diberi kebebasan dan sekaligus pendampingan untuk menyalurkan hobi mereka, insyaallah anak akan berprestasi di dunia akademis dan bisa menjadikan hobi mereka talenta yang menghasilkan pundi-pundi uang.

Spread the love

One thought on “Mineski Fasilitasi Gamers Indonesia dengan MET

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *