Kampanye #JalanHijau Budayakan Jalan Kaki Agar Masyarakat Lebih Sehat dan Mau Beralih ke Kendaraan Umum

Posted on

Sudah jalan berapa langkah hari ini Bunda? Katanya nih, berjalan 10.000 langkah setiap hari bisa membuat kita lebih sehat dan bugar loh. Tapi jujur, selama ini ini saya lebih memilih untuk naik motor untuk setiap kegiatan di luar rumah seperti belanja atau anak antar anak sekolah,, alasanya? Biar cepat dan gak capek 😜.

sehatnya jalan kaki
Sehatnya jalan kaki bagi kesehatan tubuh (dok. Kamadig)

Tapi hal ini benar-benar membuat saya menjadi malas bergerak, berat badan juga jadi terus bertambah dan sering merasa cepat lelah. Karena sudah tidak terbiasa untuk berjalan (meskipun dekat).

Sudah beberapa Minggu terakhir ini saya paksakan untuk mulai rutin berjalan kaki keliling kompleks, setidaknya untuk berbelanja dan antar jemput anak sekolah, sebisa mungkin kunci motor di simpan di tempat yang sulit dijangkau.

Sehatnya saat berjalan kaki
Sehatnya saat berjalan kaki 10.000 langkah setiap hari.

Jalan kaki bisa menjadi alternatif pilihan olahraga paling ringan dan tidak memerlukan biaya, Alhamdulillah badan terasa lebih ringan dan nafas lebih panjang, pokoknya gak jadi terlalu mudah lelah.

Ternyata selain menyehatkan, jalan kaki juga dapat membantu mengurangi polusi udara. Pas sekali dengan “Kampanye Jalan Hijau” yang dilakukan oleh @bptjkemenhub dan @kemenhub151 yang merupakan kampanye untuk mendorong masyarakat agar lebih memilih menggunakan angkutan umum massal, sekaligus viralkan aktifitas berjalan kaki sebagai pilihan utama dalam berkegiatan sehari hari di Jabotabek.

Kemacetan akibat banyaknya kendaraan pribadi
Kemacetan akibat banyaknya kendaraan pribadi.

Kalau kalian, lebih pilih jalan kaki dan gunakan kendaraan umum atau masih memilih menggunakan kendaraan pribadi hari ini?

Ini loh sebagian dari manfaat jalan kaki bagi kesehatan, seperti:
✔️ Meningkatkan stamina tubuh
✔️ Mengurangi berat badan
✔️ Meningkatkan mood
✔️ Melancarkan peredaran darah
✔️ Meningkatkan kapasitas paru-paru
✔️ Menguatkan tulang

Yuk mulai hidup sehat dengan perbanyak jalan kaki, biar kualitas hidup kita lebih baik dan mengurangi polusi udara akibat emisi kendaraan yang semakin meningkat.

Kampanye #JalanHijau Kementerian Perhubungan

Minggu ini sedang viral kegiatan #JalanHijau yang diadakan di Jakarta, Bekasi dan Depok. Ada yang sudah ikut serta apa belum nih? Awalnya saya juga bertanya-tanya, ini kegiatan apa sih, kok seru dan banyak dilakukan oleh masyarakat.

Kampanye #JalanSehat
Kampanye #JalanSehat

Ternyata, Kampanye Jalan Hijau adalah kampanye yang dilakukan oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) yang bertujuan untuk mendorong semaksimal mungkin kepada masyarakat umum untuk dapat berpindah dari kendaraan (bermotor) pribadi ke angkutan umum massal dan lebih perbanyak kegiatan jalan kaki yang lebih sehat.

Ada 2 aspek yang melatar belakangi kegiatan kampanye #JalanHijau ini yaitu :

1. Permasalahan Transportasi, yaitu kenyataan bahwa lalu lintas di Jabodetabek yang semakin hari semakin macet, dengan tingginya penggunaan kendaraan (bermotor) pribadi, dan masih belum maksimalnya pemanfaatan angkutan umum massal, juga kurangnya aktifitas berjalan kaki. Bahkan terdapat kecenderungan jarak-jarak tertentu yang seharusnya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, kini masyarakat lebih
memilih menggunakan sepeda motor.

2. Masalah Kesehatan, fakta menunjukkan kalau kemacetan akibat dari tingginya penggunaan kendaraan pribadi (bermotor) yang menyebabkan polusi udara terus parah, yang berdampak serius bagi kesehatan. Selain itu tingginya penggunaan kendaraan pribadi terutama sepeda motor menyebabkan kecenderungan masyarakat menjadi kurang bergerak sehingga resiko terkena penyakit non infeksi menjadi semakin tinggi pada usia muda.

Saat ini, rata-rata orang Indonesia sangat
minim dalam hal berjalan kaki, rata rata hanya 3000 langkah/hari, seharusnya minimal 6000 langkah/hari atau idealnya 10.000 langkah/hari. Kondisi ini menyebabkan faktor resiko terkena penyakit non infeksi di Indonesia karena kurang gerak fisik berdasarkan data dari Kemenkes
meningkat dari semula 26,1 % (2017) menjadi 33,5 % (2018).

fasilitas bagi pejalan kaki
Pedestrian, fasilitas bagi pejalan kaki yang sudah di siapkan pemeritah.

Intinya, Kampanye Jalan Hijau dari BPJT ini mengingatkan kita semua sebagai masyarakat untuk dapat beralih menggunakan kendaraan umum dalam setiap kegiatan, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi dan mau berjalan kaki minimal 10.000 langkah setiap hari untuk menjaga kesehatan tubuh.

Kampanye jalan hijau
Kampanye #JalanHijau mengajak masyarakat untuk menggunakan kendaraan umum dan membiasakan berjalan kaki.

Kegiatan yang dilakukan adalah turun ke jalan menyampaikan pesan-pesan apresiasi kepada masyarakat yang telah melakukan kegiatan berjalan kaki dan menggunakan angkutan umum serta ajakan untuk menggunakan angkutan umum bagi mereka yang masih menggunakan kendaraan pribadi.

Penyampaian pesan dilakukan baik dengan poster-poster oleh petugas, pembagian masker, pin, kipas dan tumbler yang kesemuanya memuat pesan-pesan tentang berjalan kaki dan naik angkutan umum massal. Kegiatan positif iniini berlangsung dari hari Senin 19/8/2019 sampai dengan Kamis 22/8/2019 di Jakarta, Depok dan Bekasi dengan melibatkan taruna/ni Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD).

Malas berjalan kaki saat menuju kantor, atau sekedar menikmati hari karena banyaknya polusi? Alasan yang masuk akal sih, tetapi kalau tidak kita mulai sejak saat ini untuk menggunakan kendaraan umum, dan masih menggunakan kendaraan pribadi, kapan jumlah kendaraan akan berkurang? Kapan polusi udara akan hilang, dan kapan kita bisa menikmati segarnya udara di sekitar.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *