Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019 – Usaha Prestasi Junior Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

Posted on

Selamat Pagi Moms, senang sekali saat tahu banyak siswa sekolah yang sudah mendapat pelatihan dan pengembangan diri, sehingga tidak hanya pintar di bidang akademis tetapi juga memiliki kemampuan enterpreneur atau kewirausahaan.

Emang seberapa penting sih kemampuan entrepreneur bagi generasi muda, khususnya bagi para pelajar? Karena dengan memiliki ilmu, juga kemampuan entrepreneur atau kewirausahaan, anak-anak kita tidak hanya pintar di teori, tetapi juga siap dalam terjun di dunia kerja secara langsung.

Persaingan hidup di era globalisasi dan digital, membuat kita semakin ketat dan penuh kompetisi. Oleh karena itu, hanya mereka yang mampu bertahan, memiliki kreatifitas dan memiliki daya inovasi yang tinggi yang dapat mengambil dan membuka  peluang serta kesempatan untuk maju dan bersaing di dunia kerja.

wirausaha muda
wirausaha muda yang bibitnya dibentuk oleh Prestasi Junior Indonesia.

Hanya orang yang memiliki kemampuan keterampilan yang dapat mengembangkan segala potensi di dalam dirinya untuk menciptakan kreasi dan berbagai macam produk yang dapat bermanfaat baik bagi dirinya maupun bagi orang lain.

Tidak semua siswa sekolah dapatkan kesempatan emas untuk belajar mengenai kewirausahaan, baik pembekalan teori dan aplikasi langsung atau kerja nyata dan mendapat modal langsung untuk salurkan kreativitas dan inovasi.

Sehingga, akan sangat beruntung saat anak-anak kita memiliki keinginan untuk menjadi pengusaha, apalagi memiliki lingkungan yang mendukung, teman-teman dan sekolah yang juga membuka peluang untuk mewujudkan ide-ide mereka untuk berwirausaha.

Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019 РUsaha Prestasi Junior Dalam Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Siswa

Indonesia Student Company Competition (ISCC) adalah agenda tahunan Prestasi Junior Indonesia untuk merayakan pencapaian siswa peserta program Junior Achievement Student Company dari sejumlah SMA/K di Indonesia. Tahun 2019 menjadi tahun ke-10 pelaksanaan program yang keren ini loh Moms, saya sangat berharap program ini bisa terus sukses dan anak saya Azzam juga bisa ikut serta di dalamnya suatu hari nanti.

Prestasi Junior Indonesia dorong pertumbuhan wirausaha muda
Prestasi Junior Indonesia dorong pertumbuhan wirausaha muda

10 Agustus 2019 dilakukan penjurian akhir dan akan menentukan sekolah mana yang memiliki ide kreatif dan inovatif yang konsepnya paling bagus dan akan mendapat kesempatan untuk mengikuti kompetisi yang lebih tinggi. Selain itu juga ada talkshow dengan Narasumber :
1. Siddharta Moersjid, Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia
2. Andrew Shaw, Economic Counselor U.S. Embassy Jakarta
3. Perwakilan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI
4. Elvera N. Makki, Director, Country Head of Corporate Affairs Citi Indonesia
5. Robert Logie, President Director and CEO PT AIG Insurance Indonesia
6. Perwakilan ExxonMobil Cepu Limited
7. Perwakilan Caterpillar Indonesia
8. Endang Wahyuningsih, Kepala SMA Plus Pembangunan Jaya

Dijelaskan secara gamblang kalau kegiatan ini diselenggarakan untuk menyeleksi 1 (satu) perusahaan siswa terbaik yang akan mewakili Indonesia pada kompetisi bisnis serupa di tingkat Asia Pasifik. Perusahaan siswa? Keren banget ya Moms istilah yang satu ini. Tapi ini nyata loh, karena siswa sekolah menengah atas yang ikut serta dalam program ini memang di setting layaknya sebuah perusahaan, mereka wajib berperan aktif dalam proses inovatif dan kreatif, juga penjualannya secara langsung.

Indonesia Student Company Competition ini ditujukan untuk mencari keseimbangan, antara pencapaian bisnis dari tiap tim dan juga perkembangan kemampuan personal setiap peserta program. Para siswa akan menunjukkan pengalaman dan hasil pembelajaran yang didapat selama program.

Oleh karena itu, tim yang memenangkan kompetisi ini, tidak hanya diukur dari segi profit atau menciptakan produk (barang atau jasa) yang menarik. Anggota Student Company juga harus membuktikan bahwa mereka memahami konsep-konsep pembelajaran yang didapat selama program.

Setelah mendapatkan pembinaan dan melakukan pengembangan bisnis selama periode 2018 – 2019, sepuluh sekolah setingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang berasal dari berbagai wilayah, berhasil maju ke babak final. Sepuluh sekolah terpilih tersebut berkesempatan untuk menjadi wakil Indonesia dalam kompetisi bisnis tingkat Asia Pasifik di Guam pada Maret 2020 mendatang.

Perusahaan siswa cikal bakal perusahaan besar anak negeri
Perusahaan siswa cikal bakal perusahaan besar anak negeri
Sekarang mereka baru perusahaan siswa, tapi 5 tahun ke depan siapa tahu jadi perusahaan internasional
Sekarang mereka baru perusahaan siswa, tapi 5 tahun ke depan siapa tahu jadi perusahaan internasional

Bangga sekali loh menjadi orang tua dari anak-anak ini, dijamin mereka akan tahan banting dalam persaingan global di dunia usaha. Mereka mendapatkan ilmu untuk mengembangkan kreativitas dan inovasi, siap untuk presentasi dan lihai dalam memasarkan produk yang dihasilkan.

Masing-masing sekolah mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan yang terlibat sebagai sponsor program, antara lain Citi Indonesia, Caterpillar Foundation, ExxonMobil, AIG Insurance Indonesia dan Yayasan Pembangunan Jaya.

ISCC 2019 dan program perusahaan siswa (JA Student Company) ini menerapkan metode implementasi terkini dengan melibatkan siswa sekolah secara langsung dalam pembelajaran bisnis aplikatif, dimana menempatkan siswa pada posisi strategis dalam pelaksanaan bisnis, sekaligus sebagai pengambil keputusan dan pemecah masalah.

Tujuan dari pelaksanaan program ini adalah meningkatkan kompetensi dan daya saing generasi muda dalam berwirausaha, serta menciptakan perbaikan ekonomi bagi dirinya, keluarga, masyarakat dan bahkan bangsa Indonesia.

Sepuluh Perusahaan Siswa Terbaik

1. SMK KARTINI BATAM (KARVOHISU SC)
Perusahaan siswa ini mengeluarkan produk Gong-Gong Light (lampu tidur dengan hiasan dari kulit atau cangkang gong-gong dan limbah kayu) disponsori oleh Caterpillar Foundation.

Perusahaan siswa dari Batam
Perusahaan siswa dari Batam yang mengolah limbah kulit Gong-Gong menjadi lampu hias.

2. SMKN 3 BUDURAN (SAN-G SC)
Perusahaan siswa dari Sidoarjo ini membuat produk LUNA (lampu tidur emergency berbentuk buku), JKT (Jam Kayu Teknologi dengan anti nyamuk) dan VICO (Vintage Clock) semua dari bahan limbah kayu. Disponsori oleh Citi Foundation.

Perusahaan siswa dari Sidoarjo
Perusahaan siswa dari Sidoarjo dengan produk unggulan LUNA, lampu emergency berbentuk lembaran buku.

3. SMA MUHAMMADIYAH CILEUNGSI (RSE SC)
Perusahaan siswa yang satu ini membuat produk makanan ringan dengan bahan dasar wortel CHARCHIPS dengan inovasi packaging yang kekinian. Disponsori oleh Caterpillar Foundation.

Perusahaan siswa dari Cileungsi
Perusahaan siswa dari Cileungsi dengan olahan wortel menjadi Charchips.

4. SMAN 10 BANDUNG (HOW SC)
Perusahaan siswa dari Bandung ini memilih hal yang berbeda dengan yang lain, mereka menciptakan HOW Story (Permainan edukasi berbentuk boards kaos yang berisi destinasi wisata), cocok buat para traveler nih. Disponsori oleh Citi Foundation.

Perusahaan siswa dari Bandung
Perusahaan siswa dari Bandung dengan HOW Story, traveling jadi lebih asik.

5. SMAN 2 DENPASAR (EMI SC)
Yang paling banyak mendapat perhatian dari pengunjung adalah perusahaan siswa dari Denpasar, mengeluarkan produk Versatile Jacket (Jaket yang dapat di lipat menjadi sebuah tas). EMI SC Disponsori oleh Citi Foundation.

Perusahaan siswa Denpasar
Perusahaan siswa Denpasar

6. SMAN 1 TUBAN ( SACOVATION SC)
Perusahaan siswa dari Brojonegoro ini membuat produk Sacovalish (Semir sepatu dengan bahan dasar limbah malam Batik Gedog Tuban) yang di sponsori oleh ExxonMobil.

Perusahaan siswa dari Tuban
Perusahaan siswa dari Tuban yang membuat semir sepatu Sacovalish dari limbah malam pembuatan batik.

7. SMKN 27 JAKARTA (ALTA SC)
Perusahaan siswa ini membuat produk dengan bahan dasar kulit singkong Casnet (Cassave Skin Magnet), Casclace (Cassava Necklace) dan beragam Home Decore. Unik dan hampir ga kepikiran untuk kreasikan kulit singkong dengan cara ini, disponsori oleh AIG Insurance Indonesia.

Perusahaan siswa SMKN 27 Jakarta
Perusahaan siswa SMKN 27 Jakarta

8. SMAN 81 JAKARTA (KEPPEL SC)
Perusahaan siswa dari SMA paling terkenal di Jakarta ini membuat Noquito (Bodymist dengan aroma lavender dan lemon yang dapat memproteksi pemakainya dari gangguan nyamuk), mendapatkan sponsor dari Citi Foundation.

Perusahaan siswa SMAN 81 Jakarta
Perusahaan siswa SMAN 81 Jakarta

9. SMAN 3 SEMARANG (VISCO SC)
Perusahaan siswa dari Semarang ini membuat Sight and Soyase (Decorative Lamp dan Sling Bag) dengan bahan dasar fermentasi limbah tahu cair yang dibuat lembaran dan dijadikan bahan produk lampu dan tas. Disponsori oleh Citi Foundation.

Perusahaan siswa dari Semarang
Perusahaan siswa dari Semarang mengolah limbah cair fermentasi tahu menjadi lembaran yang dapat dibuat menjadi tas dan lampu.

10. SMA PLUS PEMBANGUNAN JAYA (MEROMI SC)
Perusahaan siswa dari Bintaro ini mbuat produk perawatan kulit berupa sabun Sagara (Natural waste-free soap) dengan kemasan yang terbuat dari rumput laut, mendapatkan sponsor dari Yayasan Pendidikan Jaya.

Perusahaan siswa SMA Plus Pembangunan Jaya
Perusahaan siswa SMA Plus Pembangunan Jaya dengan Sagara (sabun ECO friendly)

#prestasijunior #pji #JA100 #juniorachievement #entrepreneurship #studentcompany #ISCC2019 #Citi #CitiIndonesia #CitibankIndonesia #CitiPeKa #CitiPeduliBerkarya #CitiVolunteers #AIGforJA #lifeatAIG #ExxonMobil #CaterpillarIndonesia #PembangunanJaya

Spread the love

6 thoughts on “Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019 – Usaha Prestasi Junior Dalam Menumbuhkan Jiwa Kewirausahaan Siswa

  1. Wah keren2 banget ya mba produk2nya para siswa2 skolah ini ymereka mampu membuat produk kreativitas dengan bahan 2 yang sederhana bahkan ada yang dari limbah…

  2. Wahh..ini nih program yang keren dan memotivasi pemuda kita tuk berkarya. Sudah 10 tahun lama juga yaa..semoga kedepannya makin banyak lagi anak2 muda kita yg tampil dengan karya hebatnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *