Gerakan Anti Hoax Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik

Posted on

Gerakan Anti Hoax Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik. Pasti sudah mendengar berita tentang kejadian pilu yang mengakibatkan banyak korban jiwa di Kota Surabaya. Rasa geram, marah, dan sedih semua berkecamuk dalam hati, belum sempat berdoa untuk korban yang meninggal dan terluka, saya terheran-heran karena masih saja ada beberapa orang yang tega menyebarkan berita hoax mengenai gambar potongan tubuh korban, sampai ancaman kejadian serupa di kota lainnya. Serentak warga netizen melakukan gerakan anti hoax untuk tidak menyebarkan lagi berita yang mereka rasa tidak benar.

Gerakan anti hoax dan juga hastag penyemangat #KamiTidakTakut, langsung disematkan di setiap postingan hampir semua media sosial selama dua hari terakhir. Sebagai seorang ibu, saya sangat prihatin dan mengkhawatirkan bagaimana masa depan anak saya nanti, apa teror ini akan terus berulang… dan akan seperti apa masa depan Indonesia kelak. Gerakan Anti Hoax Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik

Hoax adalah berita palsu, dimana informasi yang sesungguhnya tidak benar, tetapi dibuat seolah-olah benar adanya dan hampir tidak bisa ditelusuri siapa yang menyebarkan pertama kalinya. Akibat dari hoax bisa mengakibatkan teror, perpecahan bahkan korban jiwa loh.

Tahu ga sih kalau suatu berita dinyatakan Hoax saat mengandung 3 unsur berikut:
(1) informasi yang menyesatkan.
(2) tindakan yang disengaja.
(3) ketidak benaran yang ditampilkan seolah-olah sebagai kebenaran.

Kenapa sih, Indonesia menjadi salah satu negara yang paling sering termakan dan menyebarkan berita hoax, ternyata ada beberapa faktor yang menjadi pemicu loh, seperti hal berikut ini :
1. Literasi rendah – ini menyangkut pada budaya baca tulis pada masyarakat.
2. Polarisasi akibat issue Politik/SARA.
3. Media yang seharusnya netral ternyata menjadi Partisan/Bermain Politik. Menyebabkan sebagian orang meninggalkan media arus utama dan
(sayangnya) beralih ke situs abal-abal.
4. Faktor Psikologi yang mudah terprovokasi.

Bahas tentang literasi, hampir beberapa bulan terakhir saya tidak menyentuh buku, sampai akhirnya saya hadir di acara bedah buku di kafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi yang tak lain adalah kepunyaan dari Dimas Oky Nugroho, editor buku “ANAK MUDA & MASA DEPAN INDONESIA”.

bedah buku
Acara bedah buku berjudul “ANAK MUDA & MASA DEPAN INDONESIA” di kafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi.

Dimas Oky Nugroho adalah tokoh muda inspiratif kelahiran 7 Februari 1978. Ia banyak menggagas gerakan kewirausahaan sosial, diantaranya, Sukarelawan Indonesia untuk Perubahan yang terdiri dari akademisi muda, aktivis, komunitas kreatif, dan seniman. Ia juga mendirikan sekolah kepemimpinan politik anak muda yang bernama Kader Bangsa Fellowship Program (KBFP), Gerakan Ampuh (Anak Muda Kreatif) yang bergerak di bidang socialisasi start up dan pemberdayaan ekonomi digital untuk komunitas kreatif dan mahasiswa. (sumber: MB Com)

bedah buku
Dimas Oky Nugroho (atas kiri) dan beberapa penulis ber-orasi dalam membedah buku ini.

Saat mengikuti bedah buku dan diskusi, saya merasa suasana dan pemaparan yang sangat unik dan juga berbeda, karena buku ini berisi bunga rampai pemikiran anak muda dari Aceh sampai Papua. Orasi dari beberapa orang yang turut serta menulis di buku ini menjadi metode penyampaian yang membuat saya pribadi berpikir ulang mengenai peran dari generasi muda dalam menciptakan masa depan Indonesia.

Buku “ANAK MUDA & MASA DEPAN INDONESIA”.

Pemikiran dan pandangan yang jernih mengenai peran serta pemuda Indonesia dalam menghadapi tantangan sosial, tantangan zaman, tantangan peran serta dalam pemerintahan dan tantangan dalam gerakan anti hoax di berbagai media, terutama media sosial dan literasi.

gerakan anti hoax
Buku yang menarik untuk di baca dan dipahami makna dari setiap bab-nya

Isi buku yang berat, bagi saya yang tidak terlalu mengikuti politik 🙂 tetapi saat saya membuka Bab V mengenai “Budaya Pop & Konvergensi Media” saya tergelitik untuk mendalami dan juga memahami mengenai peran dan media digital di era hoaks dan disinformasi yang merupakan akibat dari gelombang revolusi digital.

Hal ini sangat penting untuk saya baca, karena saat ini sedang menggeluti dunia blogging dan banyak menggunakan media digital sebagai penyebar hasil tulisan saya kepada dunia luas.

Awal menulis hanya sebagai penyalur hobby, tetapi setelah banyak melihat, mendengar dan belajar, saya merasa harus membuat tulisan yang layak untuk dibaca, memiliki nilai, manfaat dan informasi yang bisa membantu banyak orang. Jangan sampai saya menuliskan sesuatu yang ternyara tidak terbukti kebenarannya atau menjadi sarana penyebar hoax.

Memang blogger berbeda dengan media jurnalistik, tetapi hasil tulisan kami tetap akan ada di halaman Google dan menjadi sumber informasi bagi orang-orang di lintas generasi saat sedang googling. Bagus kalau informasi yang diberikan akurat dan memiliki sumber informasi yang tepat, seperti para ahli, tetapi saat yang tersebar adalah berita hoax dan terus menyebar dengan tambahan bumbu politik… bisa menjadi pengaruh buruk bagi masyarakat.

Misalkan, saat blogger membahas tentang pentingnya ASI ekslusif bagi bayi hingga berusia 2 tahun, apabila tidak kita imbangi data dan pembahasan mengenai pentingnya peran MPASI saat bayi sudah berusia 6 bulan, akan menimbulkan suatu kontroversi seperti yang pernah terjadi beberapa tahun yang lalu. Seorang ibu hanya memberi anaknya ASI ekslusif selama 2 tahun tanpa ada pemberian MPASI dan mengakibatkan stunting atau gizi buruk pada bayi-bayi yang hanya diberi ASI.

Banyak generasi milenial yang hanya mengandalkan informasi pada mesin pencari seperti Google, tanpa ada cek dan ricek pada literasi atau buku pedoman yang ada, yang merupakan hasil riset dari para ahli. Disinilah peran SEO sangat dibutuhkan dalam gerakan anti hoax.

Media adalah bagian tak terpisahkan dari publik. Berkualitas tidaknya informasi yang disajikan, atau baik tidaknya akurasi dan seleksi yang dilakukan, amat bergantung pada derajat literasi media khalayak yang dilayaninya. Jika jutaan pembaca memilih untuk membaca berita sampah, tentu informasi sampah pula yang mendominasi ruang publik kita. Sebaliknya, jika publik hanya mengakses dari berita yang kredibel, maka informasi akurat dan kredibel yang akan memenuhi ruang publik. (Wahyu Dhyatmika hal.240)

Jadi, sebagai blogger saya sangat ingin melakukan gerakan anti hoax demi masa depan Indonesia yang lebih baik. Ga mau dong menyebarkan berita sampah, membuat generasi yang akan datang mempercayai berita sampah sebagai pedoman hidup mereka?

Aih,, banyak sekali loh pembahasan dan pembelajaran yang bisa kita dapatkan di buku berjudul “ANAK MUDA & MASA DEPAN INDONESIA” buku ini terbitan MIZAN dan sudah bisa loh di beli di toko buku dengan harga Rp. 79,000,- . Semoga anak saya Azzam juga bisa memahami isi buku ini kelak, bahwa generasi muda akan selalu mengikuti zaman, namun tidak pernah melupakan akar sejarah mereka sebagai bangsa Indonesia.

Kafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi

Tempat cozy di tengah belantara Jakarta, tepatnya di kawasan Sudirman menjadi lokasi dari kafe Diskusi Kopi Ruang Berbagi, dekat sekali dengan stasiun Sudirman juga stasiun Manggarai.

Kafe Diskusi Ruang Berbagi
Beragam pilihan makanan dan minuman yang bisa dipilih saat bersantai atau meeting di Kafe Diskusi Ruang Berbagi.

Kafe ini selain bisa menjadi tempat untuk bersantai, bercengkrama dengan pasangan, bisa juga menjadi tempat meeting bersama kolega atau sahabat. Ruangannya juga asik, bahkan ada ruangan khusus yang disediakan untuk meeting di lantai atas, memungkinkan kita untuk berdiskusi atau lakukan workshop. Disediakan berbagai fasilitas dari wifii, proyektor sampai board untuk menulis.

kafe diskusi ruang berbagi
Makanan utama yang sering dipesan adalah Nasi Kebuli.

Tempat nongkrong atau kumpul ga akan asik kalau makanan atau minuman yang disajikan ga enak, iya ga sih 🙂 di sini banyak loh menu makanan dan minuman yang rekomended, kalau saya suka nasi kebuli kambing yang disediakan oleh Kafe Diskusi Ruang Berbagi, minumnya Chocolate Ice yang beneran coklat bukan perasa coklat.

Semoga buku ini bisa menjadi inspirasi generasi muda saat ini dan masa mendatang dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, lebih bermartabat dan lebih baik lagi.

Yuk mulai lakukan Gerakan Anti Hoax Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik. Stop penyebaran berita hoax dan bijaksanalah dalam bersosial media.

Buku Anak Muda &Masa Depan Indonesia juga semoat viral loh di media, buat yang ketinggalan informasinya bisa saksikan di tayangan berikut ini.

Spread the love

22 thoughts on “Gerakan Anti Hoax Demi Masa Depan Indonesia yang Lebih Baik

  1. Masalah literasi rendah ini memang bikin sedih mbak. Sampai-sampai milenial hanya baca judul dan kemudian share. Gak jarang kan yang gitu dan akhirnya turut andil dalam menyebarkan hoaks. Moga aja ya gerakan anti hoax bakalan bener2 berjalan mbak. Edukasi sih menurutku penting banget. Gak peduli siapa orangnya, semua perlu edukasi. Dan peran kita sbg blogger Indonesia di sini tuh penting dalam hal edukasi kayak gini.

  2. Bener kadang sebel Aja lihat org zaman skrg gampang banget main share share.. termasuk fanspage ka**ki** sering banget nyebar berita rusuh. Btw Nasi kebulinya enak ga bun.. Kan enak tuh sambil nulis atau diskusi di kafe ini sambil maem jg

  3. Karena penyebar hoax itu selain tidak cek dan ricek, juga karena jarinya lebih cepat berperan dibanding otaknya hehhe. Tempat diskusinya kayaknya oke nih tuk jadi co working..dekat lagi dari tempatku. Thanks infonya ya.

  4. Kafenya kece banget ya mbaaaak.. Aku juga udah punya bukunya doooonggg.. Hihihhi. Setuju banget, aku juga sebagai seorang blogger akan selalu mendukung Gerakan Anti Hoax!

  5. Duh, hoax ini benar-benar bikin geregetqn kataku.
    Bermedia sosial jadi ga nyaman karena kadang ga ngerti lagi info mana yang benar dan salah. Dan saya pribadi lelah akan hal ini.

  6. Yg paling nyebelin adalah warganet atau netizen seringkali terlalu mudah share2 berita tanpa dicek ricek apakah berita yg dishare tsb memang berita yg benar isinya dan bkn hoax

  7. Blogger juga punya peran penting memberikan informasi berimbang. Jangan hanya click bait, orang baca judul langsung heboh. Pembaca juga perlu cerdas berinternet.
    Btw keren bun foto cafe-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *