Film Detak – Tarian Lengger Maut versi Director’s Cut di Bioskop Online

Diposting pada

Pandemi belum usai, tapi saat ini kita sudah mulai hidup berdampingan dengan COVID-19. Dengan selalu menerapkan protokol kesehatan yang ketat dan sudah divaksinasi, kita sudah bisa beraktivitas normal. Siapa yang sudah mulai nonton film di bioskop? Kebetulan saya beberapa kali menikmati weekend dengan nonton film di bioskop. Tapi karena masih ada kekhawatiran penyebaran pandemi, akhirnya lebih memilih nonton film bioskop secara online.

Film Detak di bioskop online
Film Detak di bioskop online

Penasaran sama film “Detak” di bioskop online, yang ternyata merupakan judul asli dari film berjudul “Tarian Lengger Maut” yang pernah saya tonton pada liburan lebaran yang lalu.

Kalian ingat gak dengan film “Tarian Lengger Maut“, film dengan genre thriller ini sukses tayang pada libur lebaran lalu dengan jumlah penonton film mencapai 220 ribu penonton loh, ada yang sudah nonton juga di bioskop seperti saya?

Film Detak
Film Detak

Film “Tarian Lengger Maut” banyak dipuji karena jalan ceritanya yang tidak biasa, juga sinematografinya yang keren. Tapi banyak loh yang merasa kurang puas dengan durasi film selama 70 menit yang disuguhkan, apalagi nontonnya di bioskop dengan layar lebar, salah satunya ya saya 🙂 .

Karena merasa kurang puas dengan versi theatrical cut alias versi layar lebar, saat ada versi director’s cut-nya di bioskop online yang sudah mulai diputar sejak hari Jumat, tanggal 17 September 2021 yang lalu, saya penasaran dan tertarik untuk menonton lagi kisah misteri di desa Pageralas ini. Film ini tayang dengan judul asli, “Detak” dengan durasi yang lebih panjang.

Inti cerita “Detak” masih sama dengan “Tarian Lengger Maut”. Dikisahkan di Desa Pageralas, di kaki Gunung Slamet, ada kembang desa bernama Sukma (Della Dartyan) yang sedang berlatih menari untuk menjadi seorang penari Lengger di bawah pengawasan Mbok Girah (Hetty Reksoprodjo).

Kisah Tarian Lengger Maut berawal dari serangkaian pembunuhan di sebuah Desa Pageralas, dimana desa ini merupakan desa penari lengger. Diceritakan ada seorang dokter muda yang tampan bernama Jati (Refal Hady), tampak sangat dihormati karena profesinya di Desa Pageralas.

dr. Jati yang terobsesi dengan detak jantung
dr. Jati yang terobsesi dengan detak jantung

Namun dibalik karismanya, ternyata dokter Jati memiliki kejanggalan dalam kepribadiannya, ia terobsesi pada detak jantung. Karena obsesinya ini, ia berniat mengumpulkan seluruh jantung penghuni desa tersebut sebagai koleksi pribadinya.

Dibalik profesinya sebagai dokter, Jati tanpa ada kecurigaan mendapatkan banyak korban, dan tidak ada warga yang mencurigainya sebagai dalang di balik hilangnya banyak warga Desa Pagar Alas.

Hilangnya warga malah diyakini karena berkaitan dengan pemilihan penari utama Lengger di Pageralas. Warga meyakini bahwa ketika Sukma (Della Dartyan) sah menjadi Lengger, desa akan dilindungi.

Tarian Lengger yang menjadi bintang utama di film ini sangat menarik untuk dilihat, takjub deh melihat tarian ini saat dibawakan oleh sosok Sukma yang introvert.

Eits, jangan salah ya penjelasan bahwa Dokter Jati adalah sosok pembunuh bukanlah spoiler. Sejak awal cerita, sosok dokter Jati sudah ditampilkan sebagai pelaku utama di balik hilangnya warga Pageralas. Tidak ada narasi yang di-setup untuk menghadirkan twist bahwa Dokter Jati lah sumber malapetaka di akhir cerita.

Bagi saya pecinta film bergenre misteri dan thriller, film Detak ini menarik untuk ditonton, dengan adanya banyak scene tambahan dari versi Tarian Lengger Maut, membuat cerita lebih mengalir dan lebih bisa dipahami.

Perhatikan deh di setiap scene-nya, kalau dr. Jati tuh hampir selalu di sebelah kiri frame. Kiri identik dengan negative, ga nyangka banget kalau hal kecil seperti ini dijadikan ciri khas dari penokohan dr. Jati di Film “Detak”.

Buat yang penasaran, buruan deh beli tiketnya dan tonton di bioskop online, jangan nonton secara ilegal ya, sebagai bentuk apresiasi dan dukungan kita terhadap sineas Indonesia.

Spread the love

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *