Dampak Perubahan Iklim Bagi Alam dan Manusia

Diposting pada

Pagi hari yang tampak mendung membuat kita sering merasa malas gerak, kemudian berlanjut siang hari yang terasa terik dan panas, tiba-tiba datang hujan deras meski tidak ada angin ataupun petir, siapa yang ikut merasakan cuaca yang labil dengan perubahan ekstrim seperti ini?

Atau ada yang ikut merasakan datangnya hujan deras, disertai dengan angin ribut dan petir yang menyambar, sehingga membuat banyak pepohonan roboh, bahkan banjir dan juga longsor?

Dampak Perubahan Iklim Yang Ekstrim

Dampak perubahan iklim bagi alam dan manusia. (Pict. Canva)

Dampak perubahan iklim, biasanya bisa diprediksi dengan adanya pemetaan musim hujan dan kemarau dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika) sehingga kita bisa tahu kapan mulai masa peralihan dan mempersiapkan diri dalam menghadapi iklim saat musim kemarau maupun musim penghujan.

Namun beberapa tahun terakhir, kita dibuat bingung karena yang biasanya musim kemarau terjadi pada bulan April hingga Oktober, dan musim hujan terjadi dari bulan Oktober hingga April, mulai bergeser waktunya dan tidak terjadi merata di seluruh wilayah Indonesia.

Dampak ekstrim yang sering terjadi akibat perubahan iklim yaitu terjadinya bencana banjir dan tanah longsor saat musim hujan, juga kekeringan saat musim kemarau. Selain menyebabkan banyak korban jiwa, tidak sedikit juga yang kehilangan harta benda saat musibah terjadi.

Oleh sebab itu, mari kita semua ikut merawat bumi dan kelestarian lingkungan agar kita terhindar dari musibah ini, #UntukmuBumiku kita bisa mulai dari sekarang menjaga lingkungan dan melestarikan alam, sebagai #TeamUpforImpact dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

Tidak hanya banjir dan tanah longsor, ketersediaan air tanah juga menjadi hal yang harus kita pikirkan bersama. Karena manusia dan makhluk hidup lainnya tidak akan bisa bertahan hidup apabila tidak ada ketersediaan air bersih.

Seperti yang kita ketahui bersama, air adalah sumber daya berharga dan harus digunakan secara bertanggung jawab. Seiring dengan pertumbuhan populasi global, kebutuhan akan air pun terus meningkat. Di sisi lain, bumi juga menghadapi masalah perubahan iklim.

Perubahan iklim memberikan pengaruh langsung terhadap siklus air dan ketersediaan cadangan air tanah. Air tanah menjadi sumber utama dari semua kebutuhan air minum, namun keberadaannya semakin menipis dan terancam karena perubahan iklim yang ekstrim dan pemanfaatannya yang tidak dilakukan secara bijak oleh manusia.

Air tanah tidak hanya menopang ekosistem, tetapi juga merupakan faktor penting dalam adaptasi perubahan iklim. Meningkatnya kelangkaan air dan penurunan ketersediaan air permukaan (akibat aktivitas manusia dan perubahan iklim), menyebabkan peningkatan ketergantungan dan tekanan pada air tanah.

Perubahan Iklim Yang Aku Rasakan

Dampak perubahan iklim bagi aku pribadi, lingkungan tempat tinggal di tahun 2018 sampai 2020 mengalami banjir yang sangat dahsyat yang terjadi secara berturut-turut, padahal biasanya hanya terjadi 5 sampai 7 tahun sekali, sehingga bisa diantisipasi dan tidak mengalami banyak kerugian besar.

Bayangkan saja, bahkan di tahun 2019 dan 2020 lingkunganku yang berada di perumahan Duta Indah, Bekasi mengalami banjir di bulan Januari dan Februari sampai setinggi pinggang orang dewasa, yang diakibatkan karena hujan deras dan tanggul sungai yang jebol.

Ternyata perilaku manusia yang masih senang membuang sampai di sungai dan membuat bangunan di atas bantaran kali menjadi penyebab utama terjadinya banjir, kalau banjir sudah datang, ketersediaan air bersih menjadi sulit beragam penyakit mulai datang.

Bagiku yang memiliki riwayat penyakit asma, perubahan cuaca yang ekstrim juga sangat mengganggu kesehatan, karena memicu munculnya penyakit asma akibat dari perubahan suhu dari dingin ke panas maupun sebaliknya.

Selain itu, penyakit kulit dan alergi juga jadi sering terjadi akibat dari perubahan iklim yang ekstrim, apalagi di tengah pandemi membuat stamina dan daya tahan tubuh kita jadi menurun.

Upaya Mengurangi Dampak dari Perubahan Iklim

Mari bersama-sama kita jaga lingkungan untuk mengurangi dampak perubahan iklim. (Pict. Canva)

Antisipasi dan upaya pencegahan bencana yang diakibatkan oleh perubahan iklim tidak akan bisa dilakukan jika hanya dilakukan oleh segelintir masyarakat yang peduli alam dan lingkungan, seluruh masyarakat dunia harus mau ikut serta dalam menjaga lingkungan dan kelestarian alam, agar bumi tidak terlalu terbebani oleh sampah dan polusi yang memicu terjadinya bencana alam.

Berikut ini bisa menjadi upaya mengurangi dampak buruk dari perubahan iklim :
1. Pengelolaan sampah limbah padat dan cair, dimulai dari rumah kita dulu.
2. Melakukan penghijauan dan penanaman pohon dan tanaman di rumah kita masing-masing.
3. Tidak membuang sampah sembarangan dimanapun kita berada.

Yuk mulai dari diri kita sendiri untuk menjaga lingkungan, berupaya untuk melestarikan alam. Yakin kita bisa cegah dampak buruk perubahan iklim apabila bisa menjaga kebersihan bersama-sama, karena #UntukmuBumiku  #TeamUpforImpact .

Kalau tidak kita mulai dan lakukan pencegahan dari sekarang, dampak perubahan iklim akan terus terjadi secara ekstrim dan bisa berdampak lebih buruk bagi generasi selanjutnya, anak cucu kita di masa depan.

Spread the love

4 thoughts on “Dampak Perubahan Iklim Bagi Alam dan Manusia

  1. Banyak sekali dampak buruk yang kita rasakan dari perubahan iklim ini. Memang susah saatnya kita mulai menjaga lingkungan dan alam agar terjaga.

  2. Mesti mulai berbenah diri untuk tidak buang sampah sembarangan, kalau ga mau dapat dampak buruk dari perubahan iklim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *