Serunya Asia Pacific Predator League 2019

Posted on

Moms, kalau anak bermain game di rumah, sudah pasti akan membuat kita orangtua menjadi emosi dan sebal,, iya ga sih. Mereka akan jadi susah untuk di ajak ngobrol, ga mau makan, bahkan ga mau melakukan hal lainnya selain menatap gadget untuk bermain game.

Bahkan beberapa orangnya akan merasa gagal mendidik anak saat mereka mengetahui anaknya lebih memiliki passion di dunia game, orangtua bahkan akan mengirim anak mereka ke sekolah pesantren dengan tujuan menjauhkan anak dari game.

Sulit sekali untuk mencegah anak-anak kita terpapar game, meski kita sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhkan anak dari gadget, mereka bisa melihat teman-temannya bermain di luar sana, mereka bisa dengan cepat mempelajari dan menemukan cara untuk bisa bermain.

Di balik semua stigma buruk mengenai game dan anak-anak, ternyata kalau mereka di arahkan dengan baik, ternyata bisa loh menjadi prestasi yang mengagumkan. Ini semua saya ketahui saat saya menghadiri suatu event launching Asia Pacific Predator League 2019.

Asia Pacific Predator League
Asia Pacific Predator League 2019

Ternyata Asia Pacific Predator League ini sudah di tahun ke dua pelaksanaan turnamen game terbesar di Asia Pasifik, dan banyak anak muda Indonesia yang berprestasi loh moms di sini. Meski ga baik untuk anak-anak terlalu sering bermain game, tetapi melihat prestasi yang mereka raih, saya ikut bangga moms.

Melanjutkan kesuksesan turnamen eSport terbesar se-Asia Pasifik dari Acer tahun lalu, Acer tahun ini kembali menyelenggarakan Asia Pacific Predator League 2019 dengan lebih spektakuler di 14 negara Asia Pasifik – Australia, India, Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Sri Lanka, Vietnam, Thailand, Hong Kong, China, Jepang, Korea dan Taiwan.

Di tahun ini, Asia Pacific Predator League 2019 akan menghadirkan dua game populer: DOTA 2 dan Player Unknown’s Battlegrounds (PUBG). Ribuan tim eSports terbaik akan bertarung memperebutkan total hadiah bernilai USD 400.000 atau Rp 6 Miliar dimulai dari tahap kualifikasi yang berlangsung selama tiga bulan dimulai November 2018.

Tahap eliminasi akan digelar di masing-masing negara. Tahun ini, Thailand yang terpilih menjadi tuan rumah untuk penyelenggaran babak final Predator League 2019 di Bangkok pada Februari 2019 mendatang.

Tahun ini merupakan penyelenggaraan APAC Predator League kedua kalinya setelah Predator League dimulai tahun lalu dengan Indonesia sebagai tuan rumah APAC Predator League yang pertama.

Untuk negara Indonesia, tahap kualifikasi akan diadakan di 14 kota di 16 iCafe mulai dari November 2018. Acer Indonesia juga akan menghadirkan serangkaian aktivitas on-ground dan berbagai promo menarik selama kampanye Asia Pacific Predator League 2019 berlangsung. Untuk informasi selengkapnya dapat mengunjungi www.acerid.com/predator-league .

Asia Pacific Predator League
Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia membuka Asia Pacific Predator League 2019.

“Digelarnya kembali Asia Pacific Predator League adalah bukti konsistensi kami dalam memajukan industri gaming dan mendukung perkembangan gamers melalui platform yang mempertemukan talenta-talenta terbaik di kawasan. Melalui turnamen semacam ini, kami percaya mampu menggugah minat para remaja untuk serius menekuni hobi eSports mereka,” ujar Herbet Ang, Presiden Direktur Acer Indonesia.

Asia Pacific Predator League
Ternyata ga cuma anak laki-laki, anak perempuan juga bisa jadi Gamers profesional loh.

Dukung anak dengan cara yang positif ya moms, siapa tahu mereka bisa bersinar dan berprestasi. Bakat anak akan terasah apabila kita sebagai orang tua memberi apresiasi terhadap apa yang mereka sukai. Meski banyak dampak buruk dari game, asalkan anak bisa di arahkan dengan baik bisa menjadi profesi suatu saat nanti.

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *