Berhasilkah Rebranding Koperasi di Era Milenial?

Posted on

Sejak saya Sekolah Dasar sudah pernah mengenal koperasi, dan juga pernah membuat karya tulis mengenai koperasi, namun karena tidak pernah ikut serta atau berhubungan langsung, tiba-tiba koperasi menjadi asing bagi saya pribadi. Apa kabar koperasi di era milenial saat ini ya moms?

Bahkan karena lebih sering mendengar kabar miring mengenai koperasi, saya hampir tidak menemukan contoh nyata keberhasilan sebuah koperasi yang katanya bisa membantu menyelesaikan permasalahan ekonomi rakyat.

Kenalan (lagi) Dengan Koperasi Yuk

Koperasi adalah sebuah organisasi dibidang ekonomi yang dimiliki dan dioperasikan oleh banyak orang demi kepentingan bersama.

Koperasi ini melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip gerakan ekonomi rakyat yang berdasarkan asas kekeluargaan.

Saat SMP dan SMA saya juga ikut serta dalam koperasi sekolah, tapi kok manfaatnya hanya menabung Rp 1,000,- setiap minggu dan setiap pembagian raport di kasih ke orangtua tanpa ada realisasi apapun. Sedangkan di buku ekonomi dijelaskan kalau koperasi ada kegiatan ekonomi yang menggerakan koperasi tersebut, ada rapat anggota juga dan lainnya, tetapi ini semua tidak saya temukan.

Ada juga Koperasi Simpan Pinjam, yaitu lembaga keuangan bukan bank yang berbentuk koperasi dengan kegiatan usaha menerima simpanan dan memberikan pinjaman uang kepada para anggotanya dengan bunga yang serendah-rendahnya. Pada koperasi ini lebih sering terjadi penyelewengan dana dan mengakibatkan dana peserta raih dibawa pengurus koperasi yang tidak bertanggung jawab.

Jadi, jangan salahkan kalau generasi zaman now tidak mengenal atau tidak tahu keberadaan Koperasi selain di literasi buku sekolah.

Nah loh, masa sistem perekonomian yang bagus dengan sistem kekeluargaan hilang begitu saja? Alhamdulillah saya ketemu nih sama Koperasi Syariah 212.

Menjelang Hari Koperasi di bulan Juli, saya sibuk mencari koperasi yang ada dan bisa bertahan di era globalisasi saat ini, sangat sulit sekali ternyata ya 🙁 .

koperasi era milenial
Salah satu bentuk usaha yang dijalankan dari dana koperasi syariah 212

Senang sekali saat bisa mengenal Koperasi Syariah 212, di wilayah saya Kelurahan Jatimakmur sudah berdiri satu usaha yang digalang dari dana simpanan koperasi syariah yaitu di Perumahan Jatikramat dan sudah ada usaha lainnya yang akan segera berdiri di Perumahan Duta Indah.

koperasi era milenial
Memang tidak tampak semenarik minimarket brand lain, tetapi isi dari mini market ini tergolong lengkap loh.

212 Mari Sebagai Wujud Usaha Koperasi Syariah 212

Koperasi Syariah 212 adalah koperasi primer yang fokus usahnya adalah sebagai Investment holding. Sehingga kami tidak memilki kantor cabang di daerah dan fokus utamanya adalah kegiatan investasi.

Tujuan dari berdirinya koperasi syariah 212 adalah membangun ekonomi umat yang besar, kuat, professional dan terpercaya sebagai salah satu penopang pilar ibadah, syariah dan dakwah menuju kebahagiaan dunia dan keselamatan akhirat. Terutama umat muslim, agar tidak tergerus dengan ekonomi liberal yang merusak tatanan perekonomian.

Banyak sekali generasi muda saat ini yang tidak mengenal koperasi, karena pada kenyataannya memang sangat sulit dalam mencari koperasi yang berdiri kokoh dan mampu menjadi tiang perekonomian masyarakat.

Saya sangat antusias dengan adanya Koperasi Syariah 212 ini, terlebih di era modern saat ini pendaftaran dan pencarian informasinya bisa secara online, lebih kekinian dan menurut saya merupakan rebranding.

Dengan dasar hukum pendirian yang jelas, bisa dibilang kalau Koperasi Syariah 212 lebih terakreditasi dan bisa dipercaya. Dasar hukumnya yaitu:

  1. Keputusan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Nomor: 003136/BH/M.KUKM.2/I/2017.
  2. Akta No. 02 tanggal 10 januari 2017 yg dibuat dan disampaikan oleh Notaris SURJADI, SH., MKn., MM dan diterima pada tanggal 19 Januari 2017.

212 Mart yang berdiri di Perumahan Jatikramat baru satu tahun berdiri, dan menurut Bapak Ratno sebagai pengurus sudah, banyak warga sekitar yang ikut serta sebagai investor dan peserta koperasi.

Sebagai koperasi, tentu harus ada AD/ART sebagai penopang kegiatan koperasi, yaitu :

  • Simpanan Pokok sebesar : Rp. 212.000.00
  • Simpanan Wajib sebesar : Rp. 120.000.00/tahun
  • Simpanan Investasi (ini optional) : minimal Rp.  2.000.000,- maksimal Rp.  20.000.000,-

Usaha ini merupakan usaha bersama dari umat,oleh umat, dan untuk umat dimana minimarket yang berdiri dimiliki secara berjamaah melalui wadah koperasi.

Manfaat yang didapat bagi peserta koperasi adalah mendapatkan keuntungan usaha, membantu syiar Islam dengan usaha Syariah, membangkitkan ekonomi umat dan memberi manfaat membantu yatim dan dhuafa.

Koperasi yang dianggap kuno dan hanya dipandang sebelah mata sekarang bangkit dengan inovasi usaha yang diharapkan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar, terutama anggota koperasi.

Kenapa mesti berlomba-lomba membangun minimarket yang sebenarnya hanya menguntungkan satu brand kalau ternyata dengan koperasi bisa membangun satu minimarket yang dananya digalang secara bersama-sama dalam wadah koperasi yang bisa memakmurkan banyak anggotanya, bukan hanya perseorangan.

Koperasi lebih bisa menampung banyak dana, juga bisa membangkitkan perekonomian secara gotong royong, seperti tujuan dari koperasi itu sendiri.

koperasi era milenial
Koperasi ini juga akan segera ada di Perumahan Duta Indah tempat saya tinggal, jadi tertarik untuk ikutan dan menjadi bagian dari peserta koperasi juga.

Saya juga baru mulai mendaftar menjadi anggota koperasi syariah 212 yang akan segera di bangun di Perumahan Duta Indah tempat saya tinggal. Semoga bisa ikut nyemplung dan ikut serta dalam setiap kegiatan koperasi yang mulai mengikuti perkembangan zaman.

Berkesempatan berbincang santai dengan salah satu pengurus koperasi syariah 212 Duta Indah, Ibu Emma Malia yang menjelaskan mengapa ada rencana didirikannya 212 Mart di wilayah kami ini.

Melihat maraknya minimarket yang bersifat liberal dan menjamur membuat Pak Hasyim sebagai ketua berupaya untuk meningkatkan kualitas ekonomi warga sekitar.

Dengan adanya koperasi dan 212 Mart diharapkan warga yang memiliki usaha rumahan (seperti bawang goreng, sambal olahan, dan kue) bisa menjadi supplier di minimarket bersama ini, selain itu juga sebagai pemberdayaan masyarakat sekitar.

Jangan sampai ya koperasi tergerus oleh zaman, bahkan sampai ga dikenal lagi oleh generasi muda, semoga amanah dan bisa benar-benar maju koperasi Indonesia saat ini.

Bagaimana dengan koperasi di sekitar lingkungan kalian moms, masih ada berdiri atau sudah tidak ada gaungnya lagi?

Spread the love

24 thoughts on “Berhasilkah Rebranding Koperasi di Era Milenial?

  1. Wah..koperasi sekarangpun ada yg syariah juga ya. Yang saya tau cuma koperasi konvensional. Semoga bisa terus membantu perekonomian masyarakat dan tetap bertahan.

  2. Wow koperasi syariah ada juga yaa..

    Btw aku pecinta koperasi, ikutan nabung dr jaman gadis pas kerja sampe sekarang masih jadi member, alhamdulillah koperasi didaerahku maju pesat, bahkan pinjaman buat modal bisa sampe ratusan juta. Kalo aku memanfaat koperasi buat hal urgent, suka pinjem intensif nanti awal bulan dibayar hahhaa..

  3. bedanya koperasoi syariah dan konvensional apa ya ka? masih awam soal koperasi nih….tapi menarik juga kelihatannya.

  4. Aku pikir 212 mart itu hanya sekedar mini market biasa loh mba. Ternyata semacam koperasi ya.. di kantor aku, masih sangat aktif koperasinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *