Bahagia Menjadi Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin dan Taat)

Posted on

Pagi moms, sehat dan bahagia selalu ya hari ini 🙂 kali ini Mama Azzam mau tanyakan keadaan orang tua, semoga masih aktif dan mandiri ya moms. Gimana nih pengalaman merawat orangtua tercinta? Kalau mereka semakin hari semakin cerewet, jangan pernah kita menjadi kesal ya 🙂 karena nanti kita juga ga jauh berbeda kok dengan mereka.

Saat kita masih diberi kesempatan untuk merawat kedua orangtua, hal ini menjadi berkah dan harus sangat disyukuri. Karena banyak yang tidak memiliki kesempatan untuk merawat kedua orangtua karena berbagai hal. Pada dasarnya menua dan mati adalah kodrat dari manusia ya moms, tetapi bagaimana menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia menjadi pilihan dan jalan hidup yang kita pilih.

Talkshow Menjadi Lansia SMART
Talkshow Menjadi Lansia SMART

Alhamdulillah berkesempatan atang ke acara “Talkshow Orang Muda Peduli Lansia” bersama para Lansia sehat dan aktif di RS. Mayapada Lebak Bulus, Jakarta. Di sini saya menjadi lebih paham bagaimana cara menjadi “Lansia SMART” (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin dan Taat) sehingga kita jadi lebih siap ketika akhirnya tiba di usia lanjut. Lebih dari itu, kita pun jadi semakin lebih peduli kepada lansia, baik orangtua atau mertua maupun lansia pada umumnya.

Demensia Menjadi Salah Satu Tanda Usia Lanjut

Bersama dr. Sheila Agustini, SpS mari kita pahami bagaimana cara mengenali faktor risiko demensia yang sering terjadi pada orang tua atau Lansia. Penting ga sih kita melakukan pemeriksaan fungsi otak kita (Neuroscience and Brain Health). Menjadi tua bukan berarti menjadi “Pikun”.

Bersama Dr. Sheila Agustini, SpS
Bersama Dr. Sheila Agustini, SpS

Pikun merupakan risiko yang tidak bisa dihindarkan saat kita menua, tetapi dengan treatment yang baik, hidup bahagia, lakukan pola hidup sehat, rajin membaca, tidak merokok dan masih bersosialisasi akan memperlambat proses pikun. Pikun ini juga dikenal dengan demensia.

Demensia adalah berkurangnya kemampuan fungsi berpikir secara progresif, atau sebuah sindrom yang berkaitan dengan penurunan kemampuan fungsi otak, berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir untuk memahami sesuatu, melakukan pertimbangan, dan memahami bahasa, serta menurunnya kecerdasan mental. Sindrom ini umumnya menyerang orang-orang lansia di atas 65 tahun.

Kita perlu melakukan kegiatan yang dapat melatih stimulasi mental atau kognitif seperti membaca, merajut, menulis, bermain puzzle, berkebun, bermain musik, maupun diskusi kelompok. Kalau kita masih melakukan semua hal ini, menurunkan risiko demensia 30% sampai 50%.

Saat seseorang dengan kognitif pasif di usia lanjut, akan berisiko 2,6 kali mengalami demensia. Jadi,, yang mana pilihan kita? Karena Menjadi tua memang sudah pasti, tapi menjadi tua dengan sehat, mandiri, aktif, rajin dan taat adalah pilihan hidup kita.

dr. Sheila mengatakan bahwa vitamin otak memang baik untuk kita, tetapi kalau tidak diimbangi dengan stimulasi aktif aktif percuma. Bahkan penggunaan smartphone ada kok dampak positifnya bagi kita, misalkan dengan menggunakan smartphone kita jadi rajin membaca, bermain puzzle dan berinteraksi dengan banyak orang melalui media sosial. Tetapi tetap harus dibatasi juga, karena ada dampak buruk dari penggunaan gadget yang berlebihan.

Karakteristik Lansia Tangguh

Bersama Prof. (EM) DR. DR.Sapari Sadli mari kita ketahui terlebih dahulu apa itu Lansia, siapa saja yang masuk dalam golongan orang orang-orang Lansia. Lansia adalah mereka yang berusia di atas 60-65 tahun, yang sudah tidak produktif.

Cari tahu Karakteristik Lansia yang Tangguh
Cari tahu Karakteristik Lansia yang Tangguh bersama Prof. (EM) DR. DR.Sapari Sadli

Lansia Tangguh adalah orang dengan usia di atas 65 tahun yang tidak menjadi beban bagi keluarga, masyarakat, pemeritah dan diri sendiri. Masih dapat melakukan banyak hal dan mempertahankan kemandiriannya, hal ini ditunjukkan dengan kondisi yang Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin dan Taat.

Mulai saat ini, yuk kita awali kebiasaan positif dengan bersama-sama orangtua membaca buku, diskusikan buku yang di baca, bermain puzzle bersama dan olahraga bersama, meski hanya sekedar jalan santai keliling kompleks atau taman. Mari menua dengan lebih SMART, tidak menjadi beban orang lain.

Website DuniaLansia.com

Dengan peluncuran website dunialansia.com diharapkan masyarakat dapat membantu lansia dalam menjalani hidup dengan lebih sehat, mandiri, aktif, rajin dan taat. Ada beragam artikel menarik berupa informasi bagaimana kita yang masih muda memperlakukan orang tua, kegiatan apa saja yang dapat membantu mereka lebih aktif.

Usia lanjut bisa dijalani dengan bahagia saat kita bisa mensyukuri apa yang kita miliki saat ini, juga mendapatkan dukungan positif dari keluarga dan lingkungan. Jaga pola pikir agar selalu positif, latih sensor motorik agar tidak kaku, berikan banyak kebahagiaan dengan selalu bersosialisasi.

RS. Mayapada Lebak Bulus menyediakan program  Sahabat Lansia Tangguh yang memberikan pelayanan konsultasi dan juga beragam kegiatan pendampingan bagi lansia.

Spread the love

One thought on “Bahagia Menjadi Lansia SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Rajin dan Taat)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *